Ini Prasyarat serta Keuntungan Cicil Tempat tinggal Subsidi Lewat BPJS

Ini Prasyarat serta Keuntungan Cicil Tempat tinggal Subsidi Lewat BPJS

Ketertarikan orang-orang dalam miliki tempat tinggal, terlebih untuk tempat tinggal pertama, demikian tinggi, mendorong Tubuh Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) untuk turut terjun memfasilitasi.

Kepala Divisi Komunikasi BPJS-TK, Irvanysah Utoh Banja, menyampaikan kalau program BPJS-TK sudah meluncurkan kegunaan service penambahan yang dinamakan Sarana Pembiayaan Perumahan Pekerja.

“Ini yaitu service penambahan yang disebut pengembangan kegunaan dari program Jaminan Hari Tua (JHT) yang bisa menolong memudahkan usaha peserta BPJS-TK dalam beli tempat tinggal pertama yang layak serta terjangkau serta ini telah aktif serta dapat digunakan, ” kata Utoh pada Tempat tinggal. com.

Seperti program tempat tinggal subsidi Pemerintah untuk golongan Orang-orang Berpendapatan Rendah (MBR), Sarana Pembiayaan Perumahan Pekerja dari BPJS-TK ini bisa juga digunakan untuk kelompok MBR, yakni pekerja dengan pemasukan optimal Rp4 Juta.

Untuk MBR, prasyaratnya sama juga dengan program tempat tinggal MBR punya Pemerintah, yakni pendapatan dibawah Rp4 Juta dan tempat tinggal subsidi yang harga nya telah diputuskan Pemerintah berdasar pada zonasi. Yang membedakan pada program Pemerintah dengan program BPJS yaitu sumber dananya.

“Jika program Pemerintah dananya dari negara, dana BPJS datang dari pengembangan kegunaan JHT, ” terang Utoh. “Kami bekerja sama juga dengan bank serta letakkan dana JHT tadi ke perbankan lantas disalurkan ke peserta lewat credit. ”

Lewat program perumahan BPJS-TK ini, kelompok MBR bukan sekedar memperoleh utang pendanaan, namun juga dukungan duit muka. Dengan sekian, kelompok MBR yang manfaatkan program BPJS dapat memperoleh utang pendanaan sampai sebesar 99% dari harga tempat tinggal.

“Pada program tempat tinggal subsidi Pemerintah, kelompok MBR dapat pula memperoleh dukungan duit muka hingga cukup membayar duit muka 1%, namun ada prasyaratnya. Nah, misalnya prasyarat ini tak tercukupi, duit mukanya 5%. Pada program BPJS ini, misalnya peserta tak penuhi prasyarat 1%, jadi kami mensubsidi yang 4% hingga tetaplah membayar 1%, ” tuturnya.

Untuk zona Jabodetabek, umpamanya, harga tempat tinggal MBR diputuskan optimal Rp141 Juta. Melalui program BPJS, golongan MBR cukup sediakan duit muka kira-kira 1, 4 Juta saja.

(Simak juga : Daftar harga terkini tempat tinggal subsidi di beberapa lokasi di Indonesia)

“Untuk MBR kita ikuti ketentuan Pemerintah tentang dengan Sarana Likuiditas Pembiayaan rumah murah di solo  (FLPP), tingkat suku bunga tetaplah 5% selama saat credit yaitu 20 th., ” Utoh memaparkan.

Hal sebagai pertanyaan banyak peserta BPJS-TK salah nya ialah efek keikutsertaan program Sarana Pembiayaan Perumahan Pekerja ini pada ‘saldo’ BPJS mereka. Untuk di ketahui, dana BPJS, terlebih Jaminan Hari Tua (JHT), sanggup dicairkan beberapa sesudah periode waktu spesifik.

“Walaupun kita memakai dana JHT untuk program ini, hal semacam ini akan tidak mengganggu pemberian hasil pengembangan pada peserta BPJS-TK keseluruhannya, ” ia memberikan.

Sarana perumahan dari BPJS ini bisa juga digunakan untuk kelompok non-MBR. Prasyaratnya yaitu tempat tinggal yang diserahkan bernilai optimal Rp500 juta serta menjadi tempat tinggal pertama. Mereka yang telah miliki tempat tinggal tidak bisa manfaatkan sarana ini.